...saat ini saya sedang menggarap lukisan 1.5 meter tentang Kartini. Tapi saya tertarik mengambil masa dan nama kecilnya. Trinil, nama panggilan sayang ayahandanya. Trinil jenis burung kutilang Indonesia yang lincah dan cekatan. Konon, Kartini masa kecil spt. burung Trinil. Melukis ini saya banyak riset dan mempelajari lebih dalam sejarah beliau. Terutama pergolakan spiritualnya yang menarik bagi saya. Trinil, saya lukis secara urban berwajah anak,dengan rambut sanggul modern dan kebaya cerah encim. Lukisan bergulir terus. Entah kapan selesai...
Selasa, 05 Maret 2013
'TRINIL' (on progress)
...saat ini saya sedang menggarap lukisan 1.5 meter tentang Kartini. Tapi saya tertarik mengambil masa dan nama kecilnya. Trinil, nama panggilan sayang ayahandanya. Trinil jenis burung kutilang Indonesia yang lincah dan cekatan. Konon, Kartini masa kecil spt. burung Trinil. Melukis ini saya banyak riset dan mempelajari lebih dalam sejarah beliau. Terutama pergolakan spiritualnya yang menarik bagi saya. Trinil, saya lukis secara urban berwajah anak,dengan rambut sanggul modern dan kebaya cerah encim. Lukisan bergulir terus. Entah kapan selesai...
Minggu, 03 Maret 2013
CAR STEREO VOL.8 (Tribute to Kubik)
-Water Color on Water Color Paper, 35 X 51cm
"musik independen itu spirit kreatif & citarasa beda. mungkin ada masa scenenya padam,krn scene/komuni itu fragile.tapi 'spirit' itu tak lekang mati. ibarat phoenix terbang independen itu calm, gagah & elok. Mati jumawa,lalu beregenerasi. Bergerombol itu seperti bebek.ribut,hampa,rapuh, pasrah dijagal. Beregenerasi dijagal lagi -juni2012"
...Disuatu malam Januari, dahaga darah menerpa. Sayap dikepak, hinggap di sebuah acara musik yang disesaki oleh Drakula-drakula doom-sludge metal. Bertemu singkat dengan Adam VladVamp, punggawa band legendaris Kubik, dari Bandung (terakhir bersua, diakhir 2010, dalam sebuah konser musik penghabisan dimana saya bekerja dan mengusung Koil saat itu). Dia berujar, sedang menggarap album barunya dan sedang berkhalwat di Jakarta untuk prosesi akhirnya.
Selain Adam, ada Lusimers dan Iman. Trio ini pada tahun 1997, merilis album pertamanya dan ditahbiskan sebagai band yang merubah peta wajah musik Indonesia di era 90-an. Dan, mendefinisi ulang makna dari musik alternatif kala itu. Kala itu juga, saya sedang dalam era dahaga menyimak dan mengoleksi kaset band-band indie lokal. Bagi saya, Kubiklah band lokal yang pertama merampok hati saya. Band termodern, industrial pertama. Sampai kini, kaset mereka masih tersimpan juga kaos-kaos langkanya.
...Seperti album berikutnya dengan angka 8, ilustrasi diatas saya buat hampir 8 bulan lalu (dengan segenap hormat minus Iman). Dikreasi dengan bantuan kiriman referensi visual oleh Lusimers, 'the girl with dragon tattoo'. Lalu saya selesaikan sebelum akhir februari. Lama terhenti, cuma karena cat air yang nggak pas. Gambar ini imaji saya saja, yang inginnya mereka dalam ujud polos kanak-inosensa. Ubur-ubur refleksi dari kover album 'Violet'. Lalu, fosil nautilus refleksi dari album 'tishbite' Cocteau Twins. Cincin Vampire di Adam dan Kucing antariksa pada Lusi, jelmaan mereka.
... adalah saya bukan fans yang kenes,annoying dan mengindahkan apakah atau kapankah album baru mereka rilis. Bagi saya mereka patut berlaku semau. Demo dan 3 full abumnya sudah menoreh tempat sendiri bagi saya pribadi dan tidak berhenti didenger sampai kini. Cobalah anda melukis dan mendengarkan 'Antariksa', rasanya seperti meteor atau serpihan kosmos yang melayang di film 'space odyssey'...
https://soundcloud.com/Kubik688
Rabu, 20 Februari 2013
MELANCHOLY BATCHE
-'Melancholy Batche', 40 X 60cm. Acrylic on Canvas.Feb2013.Bagaimana jika anda melukis sambil melintir karna maag? saya sering. Tapi kali ini, saya hrs menunggu sembuh baru pegang kuas. Maag itu bervarian efeknya. Efek tahun ini kian berat bagi saya, nyeri tusukan di perut menyerang ke untaian syaraf kepala dan cuma bisa berbaring. Drawing sahaja di jurnal yang hanya bisa saya lakukan.
Sepuluh warsa ini berat badan tidak tumbuh, karena diet. Kaos metal saya sepuluh tahun lalu masih muat dikenakan. Tapi si diet punya konspirasi dengan si 'pelupa' yang lebih senior. Maka saya sering 'kecelakaan' makan. Sepuluh hari melipir, karena hanya secomot ketan uli yang menggemaskan.
Tapi ketan uli bukan ide lukisan ini. Lukisan ini sudah separo jadi sebelum kecelakaan itu. Lukisan ini, saat saya masih bersuka ria dipagi hari mencoba mengingat senam kesegaran jasmani. Lalu seperti sarimin berkaos Black Sabbath, saya ke pasar membeli sayur kangkung dan bayam favorit putra saya yang kurang urban dan hedon. Nah, saat keseringan membeli sayur-mayur itulah...saya dapat ide lukisan ini. Lalu, menabrakan sana-sini dengan kesukaan kami: Batman, Che dan sambil mendengarkan melankoliknya Alcest...
Minggu, 17 Februari 2013
JOURNAL FOR PLAGUE LOVERS
-Black Book Project, art on used workbook journal, year 2008/09
...Suatu kali di awal Januari, anak saya menemukan buku jurnal kerja saya bertahun 2008-2009. Buku kerja semasa saya meruyak di sebuah Penghelat Acara Musik , menggeluti konser musik dan multimedianya. Kala itu berkarir di industri sebagai Creative Director. menyudahi, pas dipenghujung 2010. Buku itu, sederhana. Ukuran A5. Buatan saya sendiri, dengan penutup depan hitam polos. Lembar kertas adalah dari kertas terbuang yang saya simpan semasa kerja 15 tahun di agensi pariwara.
Putra saya, kerap mencoreti jurnal saya yang penuh tulisan dan guratan skets stage/lay out/konsep artistik. Saya suka tertegun dengan spontan dan 'meaningless' efeknya. Dan, di senja berembun di februari, saya memantapkan tekad tidak membuang jurnal kerja saya itu dan melukisnya sampai bosan.
Adalah mungkin, ini bagian dari seni anti-lupa saya (seperti Anda tahu, saya pengidap dementia dini. Seni yang saya buat refleksi dari itu) Dalam manajemen ingatan, kadang ada yang perlu saya 'recyle bin', tapi kadang ada yang perlu di 'refresh'. Seperti nama, seperti istilah, seperti bongkah ide artistik...
Dan,heyy kemanatah jurnal 2010 saya?
Kamis, 07 Februari 2013
Rabu, 06 Februari 2013
RAR
Mengisi zine anak muda yang progresif dari Magelang, kota yang beberapa tahun ini menggeliat melahirkan seniman-seniwati potensial dan kuat karakternya. Edisi ke -2, bertema
Beliciki' redaksinya meminta izin saya mencomot beberapa karya saya 'kwartet' sewaktu masih duduk di sekolah dasar. Dan masih saya simpan. Lalu edisi ke-3, kawan redaksi meminta kembali partisipasi bertema 'history of the future'. dan saya mengirim surel proyek 'art for hunger' saya.saya pikir, kemiskinan dan lapar masih sejarah dan menguntit msa depan Indonesia. Maju terus RAR.
http://rarmagz.blogspot.com/
A MESSAGE FROM AMSTERDAM
" I do like your works...greetings"
-Heleen Sent, owner of Galerie Kiniyakini, Amsterdam.
Jan 28, 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
































